Loading... | Live
Palestina Suriah Afghanistan
TERKINI
Update terkini kondisi kaum Muslimin di Palestina dan Gaza Perkembangan terbaru situasi Suriah pasca pembebasan Damaskus Berita perjuangan Muslimin di Afghanistan dan Asia Tengah Analisis mendalam geopolitik dunia Islam global Menyongsong Fajar yang Dijanjikan — Futuhat Media Update terkini kondisi kaum Muslimin di Palestina dan Gaza Perkembangan terbaru situasi Suriah pasca pembebasan Damaskus Berita perjuangan Muslimin di Afghanistan dan Asia Tengah Analisis mendalam geopolitik dunia Islam global Menyongsong Fajar yang Dijanjikan — Futuhat Media

Tragedi di Mimbar Baghdad: Imam Syekh Abdus Sattar al-Qarghuli Tewas Diserang di Masjidnya

September 14, 2025




Sebuah kejadian tragis mengguncang komunitas Muslim di Baghdad, Irak, menyusul kabar meninggalnya Syekh Abdus Sattar alQarghuli, seorang imam dan khatib terkemuka, dalam sebuah serangan brutal di dalam masjidnya sendiri. Peristiwa ini, yang terjadi pada Jumat, 12 September 2025, memicu kemarahan publik dan memunculkan kembali kekhawatiran tentang pengaruh ekstremisme di lembaga-lembaga agama.


Menurut laporan saksi mata dan pernyataan resmi, Syekh Al-Qarghuli, imam Masjid Haji Abdul Karim Naser AlJaburi di kawasan AlDoura, terlibat dalam pertengkaran verbal sengit dengan sekelompok pemuda yang diduga berafiliasi dengan kelompok "Madkhaliyah"—sebuah faksi Salafi yang dikenal karena sikap loyalnya pada pemerintah dan permusuhannya terhadap kelompok seperti Ikhwanul Muslimin.


Konflik ini dipicu oleh sengketa mengenai isi khutbah Jumat. Syekh Al-Qarghuli menolak menyerahkan mimbar kepada seorang syekh yang baru ditunjuk untuk masjid tersebut, yang didampingi oleh sekelompok pemuda. Ketegangan ideologis ini dengan cepat meningkat menjadi serangan fisik yang fatal, mengakibatkan Syekh Al-Qarghuli meninggal di tempat kejadian atau beberapa jam setelah dilarikan ke rumah sakit.


Insiden ini terjadi di tengah ketegangan yang sudah lama membayangi masjid-masjid Sunni di Irak pasca-2003, di mana lembaga-lembaga keagamaan sering kali menjadi medan persaingan politik dan ideologi. Kelompok Madkhaliyah dituduh berupaya menguasai mimbar untuk menyebarkan pandangan mereka, yang memicu bentrokan dengan ulama tempatan yang berbeda pemahaman.


Lembaga Wakaf Sunni, lembaga yang mengelola masjid-masjid Sunni di Irak, mengutuk pembunuhan ini sebagai "tindakan kriminal pengecut." Mereka menegaskan bahwa kejahatan ini tidak akan dibiarkan tanpa hukuman dan mengumumkan penangkapan beberapa pelaku segera setelah kejadian.


Perdana Menteri Irak, Muhammad Shia asSudani, merespons dengan cepat. Ia memerintahkan pembentukan komite investigasi khusus untuk mengungkap fakta di balik pembunuhan ini. Dalam pernyataannya, Perdana Menteri asSudani menekankan pentingnya mempromosikan nilai-nilai toleransi dan hidup berdampingan secara damai, serta menjauhkan diri dari hasutan dan kebencian.


Lembaga Wakaf Sunni juga mengeluarkan pernyataan yang mengutip ayat AlQuran, menyerukan umat untuk berpegang teguh pada tali Allah dan menjaga persatuan. Sementara itu, di tengah kemarahan publik, desakan untuk melawan pengaruh kelompok-kelompok ekstremis di dalam lembaga-lembaga agama semakin menguat.


Hingga hari ini, 15 September 2025, hasil investigasi resmi belum diumumkan. Namun, Wakaf Sunni menyatakan komitmennya untuk menindaklanjuti kasus ini hingga tuntas, demi memastikan keadilan bagi Syekh Abdus Sattar alQarghuli dan mencegah terulangnya insiden serupa di masa mendatang.


Rahimahullah Syaikh Abdus Sattar...

Pelaku Penembakan Charlie Kirk: Tyler Robinson

September 14, 2025


Tyler James Robinson, seorang pemuda berusia 22 tahun asal Washington City, Utah, ditangkap pada malam Kamis, 11 September 2025, setelah menjadi buronan selama 33 jam. Ia ditangkap oleh polisi dan agen FBI sekitar 400 km dari lokasi penembakan. Penangkapan ini dimungkinkan setelah seorang teman keluarga menghubungi pihak berwajib.


Saat penangkapan, Robinson terlihat mengenakan pakaian yang sama dengan yang terekam dalam video pengawasan. Ia juga mengemudikan mobil Dodge Challenger abu-abu yang terlihat di kampus Utah Valley University (UVU) sebelum kejadian. Saat ini, Robinson ditahan di Utah County Jail dan menghadapi dakwaan pembunuhan berat, penggunaan senjata api yang menyebabkan cedera serius, dan penghalangan keadilan. Jaksa setempat berencana menuntut hukuman mati.


Robinson digambarkan sebagai seorang siswa berprestasi di sekolah menengahnya. Ia sempat kuliah selama satu semester di Utah State University dan saat ini merupakan mahasiswa tahun ketiga di program magang listrik di Dixie Technical College. Ia berasal dari keluarga kelas menengah dan dikenal sebagai anak yang pendiam oleh tetangga lamanya.


Namun, dalam beberapa tahun terakhir, anggota keluarganya melihat adanya perubahan pada diri Robinson. Ia menjadi semakin radikal secara politik, menolak nilai-nilai keluarganya, dan bergeser ke aktivisme sayap kiri ekstrem. Teman-teman lamanya menggambarkannya sebagai "anak Reddit" yang terpengaruh oleh ideologi ekstrem dari platform online.


Penembakan terjadi pada Rabu, 10 September 2025, di kampus UVU saat Charlie Kirk, pendiri Turning Point USA, sedang berbicara di depan sekitar 3.000 orang. Kirk ditembak di leher dari jarak jauh menggunakan senapan Mauser .30-kaliber. Senapan tersebut ditemukan terbungkus handuk di semak-semak.

Bukti-bukti yang ditemukan di lokasi kejadian sangat mengarah pada motif politik. 


Tiga peluru yang tidak digunakan ditemukan dengan ukiran anti-fasis. Salah satu peluru bertuliskan "Hey fascist! Catch!" dan yang lain bertuliskan "Bella ciao", sebuah lagu anti-fasis dari Italia. Pesan-pesan dari platform Discord yang dibagikan oleh teman sekamar Robinson juga mengonfirmasi rencananya, termasuk tentang ukiran peluru. Berdasarkan bukti yang ada, pihak berwenang percaya Robinson bertindak sendirian.


Perburuan terhadap Robinson dimulai setelah FBI merilis foto-foto tersangka. Ayah Robinson yang mengenali putranya dari foto tersebut, segera menghadapinya. Meskipun Robinson mengakui perbuatannya, ia menolak untuk menyerah dan bahkan mengatakan ia lebih memilih bunuh diri.


Kemudian seorang anggota keluarga menghubungi seorang teman keluarga yang merupakan seorang pendeta. Pendeta inilah yang kemudian melapor ke pihak berwajib, yang mengarah pada penangkapan Robinson. Gubernur Utah, Spencer Cox, memuji keberanian keluarga dan teman yang membantu penangkapan ini, menyebutnya sebagai "titik balik besar" dalam kasus tersebut.


Penembakan Charlie Kirk, yang merupakan sekutu dekat Donald Trump, memicu kekhawatiran tentang meningkatnya kekerasan politik di Amerika Serikat. Kasus ini juga menyoroti bahaya radikalisasi online melalui platform seperti Reddit dan Discord, di mana ideologi ekstrem seperti Antifasis bisa memengaruhi kaum muda.

====

(Semoga Allah memberinya hidayah Islam

Syuhada Pengantar Pesan Untuk Rasulullah

September 11, 2025

 




Apakah Engkau Hendak Menitip Salam Kepada Rasulullah Wahai Abu Obaida?


Dalam Pertempuran Yarmuk, seorang pria dari Romawi keluar menantang seorang Muslim untuk berduel. Orang-orang Muslim melihat seorang pemuda dari suku Azd, yang tidak dikenal siapa pun, berusia di bawah dua puluh tahun, berlari menuju Sayyidina Abu Ubaidah bin Al-Jarrah. 


Ia berkata kepadanya, 

“Wahai Abu Ubaidah, aku ingin menenangkan hatiku, berjihad melawan musuhku dan musuh Islam, serta mengorbankan jiwaku di jalan Allah, semoga aku dianugerahi syahadat. Apakah engkau mengizinkanku?”


Kata-kata itu mengguncang hati Abu Ubaidah bin Al-Jarrah. Ia berkata kepadanya, 

“Keluarlah!” 

Ketika pemuda itu hendak berangkat, ia menoleh kepada Abu Ubaidah dan berkata dengan kalimat yang membuat Abu Ubaidah menangis, 

“Wahai Abu Ubaidah, adakah pesan untuk Rasulullah?” 

(Karena ia yakin akan syahid). Mendengar itu Abu Ubaidah pun menangis hingga janggutnya basah.


Abu Ubaidah berkata, 

“Sampaikan salamku kepada Rasulullah dan katakan kepadanya bahwa kami telah menemukan apa yang dijanjikan Tuhan kami adalah benar.”


Pemuda tak dikenal itu, yang tidak diketahui siapa pun kecuali Allah, lalu maju. Ia menghadapi seorang pahlawan Romawi sambil melantunkan:


لابد من طعن وضرب صائب  بكل لدن وحسام قابض

 عسى أن أفوز بالمواهب   في جنة الفـردو والمراتـب


Tusukan dan tebasan dengan tombak dan pedang tajam pasti mengenai

Semoga aku meraih anugerah di surga Firdaus dengan derajat yang tinggi


Pemuda itu bertarung melawan para ksatria Romawi itu hingga membunuhnya, lalu mengambil kuda dan senjatanya, menyerahkannya kepada kaum Muslimin, dan kembali menantang, 

“Adakah yang berani berduel denganku?”

Kemudian keluar melawan pasukan musuh kedua, ia berhasil membunuhnya. Lalu datang lawan ketiga, ia berhasil membunuhnya bunuh. Kemudian lawan keempat, ia juga membunuhnya juga. Hingga akhirnya keluar lawan kelima, yang mewujudkan keinginannya untuk bertemu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam. 


Musuh menerjangnya, dalam satu sentakan pedanngnya berhasil menebas leher si pemuda dan membuat kepalanya putus menggelinding di tanah, dan ia syahid di jalan Allah. Jiwanya yang suci melesat ke langit, dibawa oleh burung-burung hijau, menyampaikan salam Abu Ubaidah dan pesannya kepada Rasulullah.


(AsySyaikh Dr. Raghib As-Sirjani hafizhahullah)